Raja Korea Minta Drakor Joseon Exorcist Setop Tayang

Asosiasi Keluarga Kerajaan Lee Jeonju, keluarga klan Lee Joseon yang memerintah Korea selama 500 tahun, meminta drakor 2021 Joseon Exorcist disetop tayang.

Pernyataan resmi lebih-lebih diberikan ke stasiun televisi Korea Selatan (Korsel) yang memutar serial itu SBS.

“Kami meminta pembatalan langsung drama ‘Joseon Exorcist’, yang mendistorsi histori dan budaya Korea dan menunjukkan favoritisme pada Proyek Sejarah Timur Laut China.

Mereka juga menambahkan, Joseon Exorcist mengambil nama tokoh histori dan memasukkannya ke narasi yang terdistorsi.

 

Raja Taejong, Pangeran Yangyeong, Pangeran Choongneyong (yang dikenal pula bersama dengan Raja Sejong) adalah di antaranya.

“Akibatnya, mayoritas bangsa udah menyuarakan keprihatinan,” kata asosiasi keluarga kerajaan lagi.

Mereka mengaku bakal menuntut solusi untuk masalah ini ke stasiun penyiaran dan staf mengolah yang terlibat. Pernyataan ini juga memuat petisi yang dilayangkan ke pemerintahan Korea Selatan (Korsel).

 

Pada penayangan pekan ini, Joseon Exorcist memang hadapi kritik keras berasal dari penonton.

Ini berjalan sesudah pemirsa drakor itu mencatat bahwa drama tersebut melampirkan alat peraga layaknya seni dan dekorasi China.

Adegan pesta juga memuat makanan Tiongkok. Sejak itu, SBS udah mengeluarkan pengakuan keinginan maaf, juga memberitakan bahwa drama tersebut bakal berhenti tayang minggu depan untuk menekuni revisi.

Joseon Exorcist dibintangi Jang Dong Yoon, Lee Yu Bii, Park Sung Hoon dan Kam Woo Sung. Drama ini baru tayang 22 Maret lalu dan direncanakan diputar sebanyak 16 episode.