Memilih Ayam Potong yang Sehat Dan Higienis

Biasanya kita kita beli ayam potong akan mendapatkan daging ayam sudah dalam bentuk potongan bagian tubuh ayam atau pun satu ayam potong utuh. Ayam potong utuh ini pun biasanya telah dibului, hilangkan jeroannya, dan dipotong kepaka serta kakinya.

Potongan ayam yang seperti dijelaskan ini adalah potongan karkas ayam. Karkas ayam ini adalah potongan ayam yang hanya memiliki berat potong tanpa darah, bulu, kepala, leher, kaki, lemak abdomen, dan organ dalam.

Karkas ayam ini banyak dijual di supermarket atau pun pasar tradisional, dan bisa diolah menjadi berbagai olahan masakan untuk lauk pauk sehari-hari. Selain dipengaruhi oleh struktur dan komposisi karkas, harga karkas ayam pun bisa dilihat dari bobot, proporsi jaringan karkas, ketebalan lemak, penampilan luar karkas, serta kualitas daging ayam.

Harganya yang lebih murah dibandingkan daging sapi pun membuat karkas ayam lebih populer untuk dijual. Saat membeli karkas ayam, konsumen bisa memilih sendiri ayam yang akan dipotong dan mengetahui kualitas ayam yang akan dikonsumsi.

Pembelian seperti ini bisa dilakukan di pasar tradisional atau langsung dari peternakan ayam pedaging. Dengan cara seperti ini, konsumen bisa mengawasi langsung cara pemotongan ayam hingga prosesnya menjadi karkas.

Hal ini akan sangat membantu konsumen untuk menjamin kesehatan dan kebersihan ayam.
Dalam proses pemotongan ayam menjadi karkas, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar proses pemotongan ayam pun berjalan dengan higienis dan sehat.

Pastikan ayam pedaging yang dipilih bebas dari virus dan penyakit berbahaya. Ini dilakukan agar daging ayam yang akan dikonsumsi tidak mengancam kesehatan.

Pastikan tempat pemotongan ayam bersih dan higienis

Alat- alat yang digunakan dalam proses pemotongan ayam pun harus bersih sehingga daging ayam tidak terkontaminasi bakteri.
Air untuk membersihkan karkas ayam pun harus air bersih yang mengalir.

Selain mendapatkan karkas ayam dengan memilih ayam potong langsung di peternakan, konsumen juga bisa mendapatkan karkas ayam yang sudah dalam bentuk karkas.

Agar mendapatkan karkas ayam yang terjamin mutunya, baiknya konsumen mengetahui ciri-ciri karkas ayam yang sehat.

 

-Kulit ayam putih bersih dan mengilat
-Tidak ada memar pada tubuh karkas
-Pembuluh darah di seluruh tubuh ayam terlihat
-Serabut otot di bagian tubuh yang dipotong, seperti di leher, regangannya besar dan tidak merata

-Tidak ada bulu jarum pada karkas ayam

Karkas ayam yang berkualitas baik juga bisa dilihat dari bentuk kerangka dan tubuh karkas ayam terutama pada bagian dada, paha, dan punggung.

Selain itu, karkas ayam dengan daging berkualitas bisa dilihat dari ketebalan daging bagian tulang dada, paha, betis, dan punggung, serta penyebaran dan ketebalan lemak di bagian bawah kulit.

Daya tahan karkas bisa dipengaruhi juga oleh cara potong ayam pedaging. Karkas ayam yang dipotong dan diolah dengan teknologi canggih serta proses pengendalian mutu yang ketat biasanya memiliki daya tahan yang lebih lama dibandingkan karkas ayam yang dipotong secara tradisional.

Untuk penyimpanan karkas ayam, karkas yang masih segar bisa disimpan di lemari pendingin selama lebih kurang 2 hari untuk penyimpanan jangka pendek, sedangkan untuk penyimpanan jangka panjang karkas ayam harus dibekukan.

Namun, untuk mendapakan nutrisi terbaik dari daging ayam sebaiknya daging ayam langsung diolah saat daging pada karkas ayam masih segar.

Dengan begitu nutrisi yang terkandung pada daging ayam pun akan lebih maksimal dibandingkan karkas ayam yang sudah melalui proses penyimpanan dalam jangka waktu yang lama.